3 Macam Operasi Bypass Jantung yang Perlu Diketahui

Operasi bypass jantung bukanlah seperti operasi jantung yang dilakukan pada umumnya. Operasi jantung bypass ini bertujuan untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah arteri koroner. Proses operasi jantung bypass ini juga bisa dibilang suatu proses pencangkokan pembuluh darah baru yang diambil dari organ tubuh lainnya.

3 Macam Operasi Jantung Bypass yang Sering Dilakukan

1. Jenis Operasi Traditional Coronary Artery Bypass Grafting

Terdapat 3 macam jenis operasi jantung bypass yang seringkali dilakukan. Salah satunya adalah jenis Traditional Coronary Artery Bypass Grafting. Jenis operasi ini adalah yang paling umum dilakukan oleh dokter bedah jantung. Bila ada satu saja pembuluh darah yang tersumbat, maka jenis operasi inilah yang akan disarankan dokter jantung untuk dilakukan.

Selama melakukan proses operasi, tulang bagian dada akan dibuka untuk memudahkan para ahli bedah jantung untuk mengaksesnya. Setelah itu, pasien akan diberi obat khusus yang akan menghentikan kinerja jantung sementara. Selagi jantung berhenti, maka akan ada mesin bypass khusus yang akan digunakan untuk menstabilkan peredaran darah dan oksigen.

Mesin ini akan membantu tubuh pasien untuk mendapatkan pasukan darah dan oksigen yang cukup. Sehingga darah dan oksigen tetap akan tersalurkan dengan baik ke seluruh tubuh selama proses operasi. Hal ini penting dilakukan agar selama operasi jantung, posisi organ jantung tetap diam dan memudahkan proses operasi.

2. Jenis Operasi Off-Pump Coronary Artery Bypass Grafting

Jenis operasi jantungĀ  Bypass yang kedua adalah Off-Pump Coronary Artery Bypass Grafting. Operasi jenis ini hampir mirip dengan Traditional Coronary Artery Bypass Grafting karena juga menggunakan prosedur pembukaan tulang bagian dada. Hanya saja dalam proses operasi ini jantung pasien tidak diberhentikan sementara dengan mesin bypass.

3. Jenis Operasi Minimally Invasive Direct Coronary Artery Bypass Grafting

Jenis operasi jantung bypass yang ketiga ini hampir mirip dengan jenis operasi Off-Pump Coronary Artery Bypass Grafting. Perbedaannya adalah operasi ini tidak akan membuat sayatan besar pada bagian dada pasien, namun akan membuat jenis sayatan kecil pada bagian kiri dada. Sayatan ini akan terletak diantara tulang rusuk bagian dada.

Prosedur Operasi bypass ini tidak serta merta akan dilakukan pada semua pasien penyakit jantung. Tetapi akan dilakukan pada pasien penderita penyakit jantung yang mengalami penyumbatan pada pembuluh darah arterinya. Penyumbatan atau penyempitan yang terjadi haruslah lebih dari satu sehingga proses operasi ini dapat dilakukan.

Penyakit jantung disarankan untuk dideteksi sejak dini dengan rutin berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung. Selain itu, melakukan tindakan pencegahan juga penting. Salah satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan menjaga pola makan dan tetap melakukan pola hidup sehat dan juga jangan lupa untuk rajin berolahraga.