Inilah Persyaratan untuk Mengajukan Klaim Allianz Asuransi Jiwa Meninggal

Punya asuransi jiwa membuat hidup Anda menjadi lebih tenang, apalagi untuk orang-orang yang memiliki peran penting di dalam rumah tangga, seperti diantaranya adalah sebagai tulang punggung keluarga atau pencari nafkah. Bayangkan apa yang terjadi pada anggota keluarga nantinya ketika pencari nafkah tersebut meninggal dunia, pastinya akan berdampak pada kondisi ekonomi mereka bukan. Bagaimana anak-anak melanjutkan pendidikan dan juga hidupnya. Namun bagi Anda yang sebelumnya sudah terproteksi oleh Allianz maka tak perlu memikirkannya lagi, tinggal ajukan saja klaim Allianz tersebut.

Produk asuransi jiwa yang ditawarkan oleh Allianz ini sendiri punya banyak jenis, sehingga nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, entah itu asuransi jiwa murni, produk asuransi jiwa dwiguna sampai dengan jenis unit link yang disertai dengan investasi didalamnya. Berbicara mengenai harga preminya sendiri juga beragam, sehingga Anda tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan serta keuangan saja sebelum membelinya.

Lalu bagaimana dengan prosedur klaim Allianz untuk produk asuransi jiwa, jika seandainya tertanggung meninggal dunia? Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan produk asuransi yang lainnya, dimana memang ada serangkaian syarat yang harus Anda persiapkan dan diajukan kepada perusahaan asuransi, diantara syarat-syarat tersebut adalah:

  1. Polis asli, polis ini termasuk syarat utama yang harus disertakan ketika Anda mengajukan klaim kepada Allianz, hanya saja memang kondisi polis sendiri hendaknya juga masih aktif, bukan berada pada masa tenggang ataupun sudah tidak aktif lagi. Ingat bahwa Anda hanya bisa mendapatkan perlindungan atau mengajukan klaim, ketika polisnya aktif.
  2. Formulir pengajuan klaim, selanjutnya syarat lain yang juga harus disertakan adalah formulir mengajukan klaim tersebut yang dapat Anda download di website resminya kemudian harus diisi dengan lengkap. Pada pengisiannya juga harus sesuai dengan data diri, jika tidak maka permintaan klaim Anda juga tidak akan bisa diproses secara lanjut.
  3. Fotocopy identitas, diantaranya yang termasuk disini adalah identitas dari tertanggung dan juga identitas dari ahli waris. Tak hanya KTP saja, melainkan Anda juga harus fotocopy Kartu Keluarga sebagai penunjang untuk memastikan bahwa pihak yang mengajukan klaim tersebut benar-benar berkerabat dengan tertanggung, anak ataupun pasangannya, ini nantinya akan mempermudah proses klaim Anda.
  4. Formulir pemberitahuan mengenai nomor rekening dan juga fotocopy buku tabungan, nantinya buku tabungan inilah yang akan digunakan untuk transfer sejumlah yang klaim dari perusahaan asuransi tersebut, sehingga pastikan masih dalam kondisi yang aktif.
  5. Formulir surat kuasa yang memaparkan mengenai isi rekam medik, nantinya harus diisi dengan tanda tangan di atas materai oleh ahli waris.
  6. Surat keterangan meninggal dunia yang berasal dari pemerintah berwenang, jika seandainya tertanggung tersebut meninggal dunia karena kecelakaan, maka juga harus disertai dengan Berita Acara Pemeriksaan atau BAP, memastikan bahwa kecelakaan yang dialami bukan disebabkan oleh pelanggaran hukum seperti mengonsumsi alkohol, berkendara di atas kecepatan rata-rata atau sejenisnya. jika seandainya meninggal di rumah tanpa adanya perawatan dokter, maka harus dibuat kronologis kematian yang ditandatangani oleh ahli waris.

Setelah semua persyaratan Anda lengkapi, maka nantinya bisa klaim Allianz langsung dengan mengirimkan ke kantor pusat ataupun juga dapat mengajukan klaim secara online dengan kirim ke emailnya. Jika seandainya pengajuan Anda disetujui maka akan langsung diinformasikan, setelah itu tinggal menunggu saja nantinya uang klaim cair ke rekening Anda beberapa hari setelahnya.